Rabu, 23 Mei 2012

Mom!

A for Ariyn

Simple tittle, but a lot of meaning. Disini gue pengen share sekaligus bertanya ke kalian, siapkah menjadi seorang Ibu? Hanya ingin punya anak atau ingin menjadi Ibu? Menjadi seorang Ibu, means kita kudu bisa ngelepasin dunia "sendiri" kita. Karena nanti gak akan ada lagi duduk santai di depan TV nonton sinetron berjam-jam, gak bisa lagi ngemall santai dari mall buka sampe tutup, dan pasti bakalan susah untuk ngopi-ngopi cantik lagi. Seberat itukah pengorbanan seorang Ibu? TIDAK. Bahkan lebih berat dari apa yang kita bayangin. Kenapa bisa gitu? Karena Ibu gak akan mungkin ngebiarin kita pup di celana sampe berjam-jam, Ibu gak akan lengah mengawasi balitanya ketika bermain, Ibu memikirkan gizi, sekolah, dan hampir separuh dari hidup kita, hingga tiba saatnya nanti kita pergi meninggalkan rumah bersama istri/suami kita. 

Itu masih sebagian kecil pengorbanan Ibu. Berserikat dengan Ayah, Ibu akan jauh lebih kuat. Mereka pasti menginginkan pendidikan terbaik dan tertinggi untuk anak-anaknya dan mereka berusaha untuk itu. Gak ada abisnya emang kalo ngomongin ortu, terutama Ibu. Well, sekarang pilihan ada pada diri kita masing-masing, apakah kita akan jadi seorang Ibu yang baik atau hanya sekedar ingin punya anak untuk lucu-lucuan aja, untuk status aja, atau karena paksaan lingkungan. 

Kesiapan memang diperlukan, namun kita yang menganggap tidak mampu untuk menjadi seorang Ibu, itu wajar kok, karena semua berproses. Dan gue percaya kalo kita bisa dan mampu. Karena Ibu yang sebenarnya adalah sosok yang pantang menyerah demi anak-anaknya. Percaya deh :)

 

Untuk Ny.Sudarwati, I love you mom!

 

230512.1945 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar