Jumat, 07 Desember 2012

Request Hari Sabtu Donk?


Hula...

Hari favoritku adalah hari SABTU & MINGGU. Dan pasti kalianpun juga sama!
Andai 1 minggu isinya hari sabtu & minggu saja. Hmmm just wondering in my dream. But..............
Maybe it happen when we keep fight, keep though, keep lookin' ahead, keep smiling, and keep praying :)

Intinya,

Meski 1 minggu isinya hari SENIN semua (*ngetik smbil ngelus dada, komat-kamit amit-amit jabang bebii), just say it loud: I LOVE MONDAY !!

*dalam lubuk hati terdalam, saya tetap berteriak I LIKE SATURDAY & SUNDAY, but still LOVE MONDAY.. :)

Gutnait,,

-Fe-
20102010/24.00

Namanya Gendis



Anaknya tidak begitu cantik, terlihat angkuh, namun berani bertaruh kalau setiap mata yang melihat, selalu menoleh dua kali ketika berpapasan. Dia Berjalan sore itu hendak membeli tepung untuk Bundanya. Dan warung Bu Warti yang dipilihnya. "Minta tepung Cakra 2 kilo ya Bu", sambil dia mengeluarkan selembar lima puluh ribuan. "Ada lagi yang mau di beli, mbak Gendis?", tanya Bu Warti sambil memasukkan 2 kantong tepung ke dalam tas plastik hitam. "Emmm sepertinya itu dulu Bu. Ibu saya cuma mau bikin roti 1 loyang saja kok", jawab Gendis. "Salam buat Ibu ya mbak. Ini kembaliannya", kata Bu Warti sambil menyerahkan uang kembalian.

Gendis berjalan kembali ke rumahnya. Di jalan ia menyapa tukang bangunan yang dulu pernah memperluas teras rumahnya, "Pak Anom, sekali-kali pake batu bata warna ungu dong! Bosen kalau warna oren terus, hihihi". Pak Anom yang mendengarnya melambaikan tangan dan tertawa lebar, "Nanti saya buatkan khusus batako warna emas khusus buat mbak Gendis". Gendis hanya tersenyum lalu melanjutkan perjalanan pulang. Di depan rumahnya terlihat pembantunya sedang memetik cabe merah keriting yang tumbuh di pekarangan rumahnya. Buk Fatim nama pembantunya. 48 tahun, dengan 2 anak dan suami yang bekerja di sebuah pabrik peralatan listrik. "Loh, mbak Gendis darimana?", tanyanya. "Beli tepung buk. Waah sudah banyak yang merah ya buk cabenya? Nanti malam buatkan sambel mangga ya buk, enak itu", jawab Gendis. "Beres mbak. Kok mbak Gendis ndak nyuruh saya aja beli tepungnya?", tanya Buk Fatim. "Oh lagi pengen jalan-jalan sore aja buk. Sudah lama nggak muter komplek, ternyata banyak bangunan baru. Tadi aja saya baru tau kalau poskamling RT kita sudah di pasang TV kabel, dan kayaknya sih buk, tuh TV kabel mungkin aja chanelnya di pasang chanel bola semua. Atau malah di pilih chanel yang isinya cewek-cewek miskin baju. Hmm yang ada malah bikin maling-maling berkeliaran tuh, hihihi", ceritaku pada buk Fatim. "Saya masuk dulu buk, tepungnya sudah di tunggu Bunda", lanjut Gendis sambil membiarkan Buk Fatim memikirkan sesuatu, entah apakah berpikir apa itu arti miskin baju.

"Bun, ini tepungnya. Oya, kata Bunda tadi sekilo harganya Rp.9500? Ini beli 2 kilo kok cuma Rp.16.000?", tanyanya sambil menyerahkan tepung. "Emang kamu belinya dimana nak?" tanya Bunda. Gendis menjawab, "di warungnya Bu Warti". "Bu Warti yang di belakang komplek?", tanya Bunda lagi. "Iya Bundaku sayang, karena Gendis terakhir kali belanja bahan buat kue dulu, ya di warung itu. Jadi taunya beli tepung ya di situ itu. Kalo nggak salah waktu itu, Gendis masih kelas 2 SMU deh, Bun. Udah lama banget ya", lanjutnya. Gendis melihat beberapa saat Bundanya terdiam, sepertinya sedang berpikir. Tak lama Bundanya mulai mencampur bahan-bahan kue, sambil bertanya pada Gendis, "mbak nanti malam bisa temani Bunda keluar sebentar?." "Bunda mau kemana? Mobil di pakai Galih tuh dari tadi pagi sampe sekarang belum balik". "Kita jalan kaki aja mbak, dekat kok. Adikmu itu pamitnya tadi mau liburan sama teman-teman kampusnya ke luar kota. Malam mungkin pulangnya,"  jelas Bundanya. Galih adik perempuan Gendis. 21 tahun, dan termasuk kriteria most wanted ABG yang katanya harus 3B, Behel, BB, Bohay. Ckckckck. Dia sedang menikmati libur panjang setelah menempuh ujian akhir di kampusnya.

Tepat jam 7 malam, Gendis dan Bundanya sudah siap dengan kue di tangan dan beranjak keluar rumah, mereka berjalan kaki selama 15 menit. Di jalan Gendis sibuk dengan handphonenya, sampai akhirnya mereka tiba di sebuah rumah sederhana. "Assalamu'alaikum", kata Bunda. Gendis tersadar dan bertanya, "Loh Bun, ngapain ke rumah Bu Warti? Mau beli tepung lagi?". "Nanti saja ya Bunda ceritakan," jawab Bundanya. "Wa'alaikumsalam," jawab orang di dalam rumah. "Eh Bu Fiona, ada angin apa ini kok tiba-tiba datang ke gubuk saya? Mari Bu, silahkan masuk. Eh ada mbak Gendis juga, masuk mbak," sambil mempersilahkan masuk, Bu Warti membuka lebar-lebar pintu rumahnya. "Ini Bu, saya ada sedikit hasil eksperimen kue tadi sore," sambil Bunda menyerahkan bungkusan kue yang dibuatnya tadi. Setelah berbincang sekitar satu jam, Gendis dan Bundanya pamit pulang.

Di jalan Bunda bercerita pada Gendis bahwa Bu Warti itu dulu penolong keluarganya di saat Ayah Gendis di PHK dari pekerjaannya pada suatu perusahaan kontraktor besar. Hanya di warung Bu Warti lah Bunda selalu boleh membayar barang dengan setengah harga, dan melunasinya bulan berikutnya. Bu Warti tahu keadaan tersebut, karena suaminya pun dulu juga salah satu bawahan ayahnya dan terkena PHK juga. Kala itu Gendis masih berusia 11 tahun, dan Galih berusia 8 tahun. Belum paham benar tentang kehidupan para orang-orang tua. Dan ketika Ayah Gendis perlahan bangkit dengan sebuah perusahaan kontraktor yang dipimpinnya hingga sebesar sekarang ini, hampir sepuluh tahun lebih Bundanya itu tidak berbincang seakrab tadi dengan Bu Warti. Dan Gendis mulai memahami arti kehidupan.

 Thursday, 5th May 2011
23.55

Jadi Orang Indonesia kok Bangga (?)



(That words I saw it in television's talk show, which inspiring me to do more to my country)

Kongres PSSI, kerusuhan antardaerah, Dewan Perusuh Rempong, narkoba, kemiskinan, serangan perusahaan asing, dll, dsb, dst.

Do you think that it will always be a part of our live??

Well, mencari kesalahan memang mudah. Menyalahkan orang/pihak lain tentunya menyenangkan bagi sebagian dari kita.

Namun,

Heeii kita hidup di 2011 (yang di mana KATANYA 2012 bakal kiamat, it means tahun depan!) saat hampir separuh hidup kita bergantung dengan teknologi.

Lalu,

Apa yang membuatmu bangga menjadi orang Indonesia (?)

Say it loudly, say it proudly, that Indonesia is still in our heart.

How come (?)
It's depend of how we could grow up with all of our ability to solve any problems around us.

We can do it (!)

Sampai kau tak punya alasan untuk tak mencintai Indonesia ...



-Fe-
220511. 0655

Jumat, 30 November 2012

#MencintaiChina



Tweet saya ini bukan rasis ya. Catat. BUKAN rasis. #MencintaiChina

Jadi, byk yg tanya sama saya; kok selera pria idaman sy semuanya setipe. Kalo gak mirip org China, ya org China itu sndiri #MencintaiChina

Nah, sy yg ditanya gitu jg gak sadar loh! Suddenly flashback... Iya sih ya, lebih suka liat Jacky Chan drpd Harry Potter. #MencintaiChina

Tapi gak spesifik Chinese ato P.R.China aja. Semua wajah yg mongoloid menurut sy itu lbh seru aja ;) #MencintaiChina

Ternyta dr jaman SMP uda suka aja gtu ma Ahn Jung-Hwan (football player-korsel), Jacky Chan, Tokyo Love Story,, #MencintaiChina

Lanjut ke SMU, ada 1 cowok, adek kelas, rumahnya sama2 gresik, tp jauuuuhh.. Dia sipit. Dan aku kuntit :p #MencintaiChina

Lanjut pas kuliah. Hmm ini agak malu2in sih, haha. Jadi ada adek kelas namanya A** dan kami pny byk kesamaan *tsaah #MencintaiChina

Trus, kita sering sekelas, janjian biar sekelas tepatnya. Eh sekelompok jg deng! Haha #MencintaiChina

Siapapun yg dtg dluan di parkiran, motor kita selalu saling jejeran, at least deketan deh :D #MencintaiChina

Oya, adek kelas pas kuliah ini asli turunan tionghoa. Tp bukan dr sby, dy dr kediri. Lebih 'sopan' dan cakep lah ya.. #MencintaiChina

Krn sy kuliah di Ubaya, dmna byk skali bertebaran wajag mongoloid, that's mean such a 'lil heaven for me! :p #MencintaiChina

Banyak deh cerita #MencintaiChina di jaman kuliah. Sampe sempat ambil les bhsa mandarin pula dan bertahan 3 bln aja #MencintaiChina

Lanjut jaman kerja di T'sel. Hmm apuk dah, dari ratusan karywn laki2, kagak ada yg sipit euy! Hehe #MencintaiChina

Jadilah sy kenalan dg FB (Re: karena dikenalin temennya temen juga sih). Dimana akhrnya sy ketemu dg mantan sy 'yg itu tuh'. Jawa aslik, tp wajah mongol #MencintaiChina

Kemudian lanjutlah kenalan-jadian-bubaran. Hahaha.. Yg sipitnya 'palsu' emg gak bakal awet yak! #MencintaiChina

Di Ubaya ad ATM Mand!r! yg hampir tiap hari eror. Ada mhsw Chinese blg; Ah ini ATMnya buatan China kalik. Dan sy senyum :) #MencintaiChina

Dan di tempat krja sy skrg, huwidiiw, asoy dah! Byk mongoloidnya, yey! <-- Bhsa sy knapa gini -__-" #MencintaiChina

Mahasiswanya ada dri Jepang, China, Korea,, huff ini godaan banget loh!! *benerin jilbab* #MencintaiChina

Apalagi yg semester ini. Brasa liat artis Asia Timur lalu lalang di depan mata! Etapi, sy krg suka boyband Korea sih #MencintaiChina

Kerja di Ubaya,sempat ambil les mandarin lg. Dan cuma bertahan 3bln aja (lagi2). Tp krn byk mhsw dr China,jd bs bljr gratis #MencintaiChina

Plus bljr budaya mrka jg. Sampe sy bikin akun 'QQ' (semacam FB di China, krn disana FB gk bs dipake). Pin QQ sy:1463394431 #MencintaiChina

Oya, ada mhswa dr Taiwan jg nih. Kece abiiiss! Bule2 gantengnya Ubaya mah lewaaatt.. Hehe #MencintaiChina

Uda ah,mo maen QQ lg ini. Search Chinese yg Urgyu (mayoritas muslim), kali aja ada diantara mrka yg muslim,sipit,tampan :p #MencintaiChina

Dan ini beberapa komentar dari teman2:
 
Syemuachnyaa.. RT @indahAjjah: @Fensiy cinta chinese,china ato Ɣªήğ berbau2 china?

Wajahmu mongoloid sih, tp km uda ada yg punya.. *dikeplak* RT @andhiex_ndik: @Fensiy uhukk uhukk

Gak kok, cuma KEBETULAN aja pas khilaf, haha RT @VaLiaNdry: @Fensiy curcol nih critanya :p

Kalian tau TAHIKK? :p »» "@ardhyningtyas: CLBK,,Cinta Lama Belon Kelar "@VaLiaNdry: @Fensiy curcol nih critanya :p

301112

Senin, 28 Mei 2012

We're in PINK :')

Pengajian Hijabee Surabaya: Menjemput Jodoh. 27 Mei 2012.


Yeay! Ini kali kedua gue ikutan pengajian yang diadain Hijabee Surabaya (@hijabeesby). Fun. Excited. Usefull. And comfort. Ah uda kayak iklan pembalut aja, comfort :p Eh tapi nyaman itu penting buat gue, karena disini ada misi terselubung (iissshh!). Bisa dibilang gue adalah the soul who almost thirty, but stay in twenty first body :D Well, buat kalia yang gak tau maksudnya, uda di skip aja kalimat itu. daripada kebawa mimpi, hehehe.

Ok, review pengajian kemaren aja ya. Temanya Menjemput Jodoh. Berasa ditampar sekaligus excited gitu lah. Ustadznya masih muda dan masih single. Jadi mikir, ini bisa dipercaya gak ya tausiyahnya, kok pembicaranya sendiri belum berjodoh? Tapi untunglah, gue baru tau kalo dia single pas akhir acara. Kalo pas di awal acara gue uda tau duluan, mungkin dalam hitungan ke 10 gue uda kabur dari sana :D Tapi gue tetep duduk manis, dengerin tausiyahnya sampe selesai. Ustadznya menurut gue asik, gaul islami, dan penyampaian materinya langsung mengena. Beliau memang belum berjodoh, tapi uda banyak makan asam garam denger curhatan teman-temannya tentang jodoh itu sendiri. Lalu darimana beliau bisa menyarankan/memberi solusi bagi teman-temannya sedangkan beliau sendiri masih sendiri? Ternyata beliau membantu temannya dengan ilmu islam tentang perjodohan yang dimiliki. Dimana banyak membaca dan mendengar cerita ulama-ulama terdahulu, hadist-hadist, dan juga tafsir Al Qur'an. Jadi kita sebagai pendengar juga dibikin gak ribet untuk mencernanya. Cerita curhatan dari teman-temannya juga diceritakan ulang ke kita, dan itu bikin kita merasa mampu untuk bertindak sama dengan apa yang diceritakannya. Karena buktinya nyata. Ya, disini kita tidak sekedar butuh ilmu, tapi juga motivasi. And he did it :))

Below are some reviews from that pengajian:
  • Yakinkan dirimu bahwa dia (orang yang mengisi hatimu) itu adalah jodohmu. Yakini dan mintalah pada Allah SWT dengan sungguh-sungguh.
  • Baikkan dirimu bila ingin mendapat jodoh yang terbaik.
  • Bahwasannya jodoh itu harus dijemput, bukan ditunggu. Karena sejak kita lahir, Allah sudah menentukan 4 perkara atas diri kita, salah satu diantaranya adalah jodoh. Ibaratnya, kalo jodoh itu gak kita jemput, ya Allah gak akan kasih.
  • Perbanyak sholat malam, sholat dhuha, dan 'rajinkanlah' sholat fardhumu, jangan suka menunda-nunda. Buat ibadahmu terlihat spesial di mata Allah :)
  • Boleh banget kalo 'memaksa' Allah ketika berdo'a. Spesifikkan seseorang itu dalam do'amu. 
  • Perbanyak sedekah. Gak ada ruginya. Dan jangan dihitung keuntungan bersedekahnya.
  • Bahwa sebenarnya Allah selalu dekat dengan orang-orang yang sedih hatinya (patah hati)
  • Berdo'alah bahwa semoga kelak bisa berjodoh sampai bertemu di surga, bukan hanya sampai akhir hayat :))
  • Perbanyak baca QS Ar Rahman, Al Mulk, dan Waqi'ah. InsyaAllah dimudahkan.
  • Bersungguh-sungguhlah dalam berusaha. Pasangan yang mendapatkanmu dengan susah payah, pasti akan lebih mati-matian dalam menjagamu.
Itulah beberapa isi materi tausiyahnya. Semoga bisa berguna juga buat yang membaca. Dan bagi gue pribadi, semoga bisa istiqomah :)

280512. 1220

Sabtu, 26 Mei 2012

Chongski a.k.a @poconggg

Baru hari ini gue baca blognya @poconggg,  iya uda telat emang. Pas followernya uda 2 juta lebih, gue baru follow dia. Hahaha.. kalo dipikir-pikir agak absurd sih, karena pas mantengin TL nya, ternyata banyak banget abegeh nya yang kebanyakan cewek putih abu-abu / kuliahan (wew), dan gue sempat mikir kalo gue salah follow, karena gue sadar kalo masa kejayaan abegeh gue uda lewat 2 tahun, eh 3, eh 5 tahun, eh au ah bodok. Tapi kalo dibilang salah follow gini, kok followernya dia bisa sampe jutaan. Artis bukan seh? Gantengkah? Bisa kayangkah dia? Penasaran. Dan gue yang tadinya mau unfollow, mendadak dapet wangsit untuk tetep mantengin TLnya.

Well, ganteng sih aslinya dia. Nama aslinya Arief Muhammad. Kece, iya. Keren, juga iya (ini menurut hasil mantengin TLnya dia sih). SO, WHADDUYU EXPECT?? (sori, capslock jebol).

Sampe akhirnya gue pelan-pelan bisa terima dia dengan segala apapun isi yang ada di otaknya. Di saat itu gue sadar kalo gue butuh hiburan. OVJ uda gak cukup menghibur buat gue. Gue butuh jokes yang lebih absurd, fresh dan dalam kemasan yang baru dan unik. Ok, thank God gue kenal Stand Up Comedy (SUC, uda pernah gue bahas sebelumnya disini), dan gue kenal twitter. Iyah, gue emang serba telat untuk paham di sosial media gini. Semacam ndeso, gaptek gitu lah :D Tapi gue mau belajar :) Facebook aja gue telat punya (akhir 2008 apa awal 2009 ya? Au ah), dan twitter ini aja gue baru bikin akhir tahun 2011. Kalo sejarahnya gue punya twitter ini sih karena gue abis putus aja. Hahaha... absurd kan? Iya. Itu karena gue uda 'gak punya teman lagi' (*pukpuk buat gue). Gue nyari teman sebanyak-banyaknya biar bisa move on. Biar gue gak sendiri lagi. Biar gue bisa ketemu the boy(s) next door yang kali aja bisa jadi partner seumur idup gue, amin. Heaaa,, uda cukup ya baris penggalauannya :p

Dengan twitter gue jadi kenal SUC, @poconggg, @shitlicious, @suciutami, daaaann yang lainnya. Truuss yg bikin gue jadi semangat lagi buat mewujudkan blog gue ini, karena di twitter gue nemu blogger-blogger inspirasional. Naaah si @poconggg itu, jujur gue suka dengan style tulisan dia. Meski gue uda bukan abegeh lagi (iya, tauk), karena disini gue BUTUH suatu hiburan yang baru. Duh kesannya jadi kayak gue itu terpuruk banget ya gara-gara putus cinta, sampe segitunya follow akun-akun 'khusus abegeh' (eh iya gak seh? CMIIW ya?) hahaha... Tapi sumpah, gue suka. Gue enjoy. Gue menikmati kehidupan gue yang sekarang. Indeed :)

Uda ya.


260512.0030




Rabu, 23 Mei 2012

Mom!

A for Ariyn

Simple tittle, but a lot of meaning. Disini gue pengen share sekaligus bertanya ke kalian, siapkah menjadi seorang Ibu? Hanya ingin punya anak atau ingin menjadi Ibu? Menjadi seorang Ibu, means kita kudu bisa ngelepasin dunia "sendiri" kita. Karena nanti gak akan ada lagi duduk santai di depan TV nonton sinetron berjam-jam, gak bisa lagi ngemall santai dari mall buka sampe tutup, dan pasti bakalan susah untuk ngopi-ngopi cantik lagi. Seberat itukah pengorbanan seorang Ibu? TIDAK. Bahkan lebih berat dari apa yang kita bayangin. Kenapa bisa gitu? Karena Ibu gak akan mungkin ngebiarin kita pup di celana sampe berjam-jam, Ibu gak akan lengah mengawasi balitanya ketika bermain, Ibu memikirkan gizi, sekolah, dan hampir separuh dari hidup kita, hingga tiba saatnya nanti kita pergi meninggalkan rumah bersama istri/suami kita. 

Itu masih sebagian kecil pengorbanan Ibu. Berserikat dengan Ayah, Ibu akan jauh lebih kuat. Mereka pasti menginginkan pendidikan terbaik dan tertinggi untuk anak-anaknya dan mereka berusaha untuk itu. Gak ada abisnya emang kalo ngomongin ortu, terutama Ibu. Well, sekarang pilihan ada pada diri kita masing-masing, apakah kita akan jadi seorang Ibu yang baik atau hanya sekedar ingin punya anak untuk lucu-lucuan aja, untuk status aja, atau karena paksaan lingkungan. 

Kesiapan memang diperlukan, namun kita yang menganggap tidak mampu untuk menjadi seorang Ibu, itu wajar kok, karena semua berproses. Dan gue percaya kalo kita bisa dan mampu. Karena Ibu yang sebenarnya adalah sosok yang pantang menyerah demi anak-anaknya. Percaya deh :)

 

Untuk Ny.Sudarwati, I love you mom!

 

230512.1945